• Jln. Soekarno Hatta Koto Nan IV Payakumbuh

  • Telp / Fax(0752) 93909

  • Email info@umsb.ac.id

Sejarah

Selasa 00 0000

Program studi agribisnis merupakan salah satu program studi yang terdapat di fakultas pertanian. Program studi  agribisnis berdiri pada tahun 1985.  Pada saat ini program studi agribisnis sudah memiliki enam dosen tetap dengan satu orang doktor. Sesuai dengan perubahan peraturan pemerintah mengenai kurikulum pendidikan tinggi maka fakultas pertanian juga mengikuti perubahan tersebut yakni dengan menyesuaikan kurikulum yang berlaku. Saat ini kurikulum yang dipakai program studi Agribisnis adalah Kurikulum KPT berbasis SN-Dikti dan KKNI. Dengan profil lulusan adalah Manajer Agribisnis, Wirausaha Agribisnis, Penyuluh Pertanian, Peneliti Agribisni dan Perencana Pembangunan Pertanian. Metode pembelajaran yang dilaksanakan adalah student center learning(pembelajaran berpusat pada mahasiswa), dengan metode ini diharapkan mahasiswa akan lebih aktif dan kreatif dalam melaksanakan perkuliahan. Pada beberapa matakuliah mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori atau membahas teori-teori yang ada namun harus mampu mengimplementasikannya dalam bentuk pratiku, khususnya matakuliah wajib prodi yang akan menjadi ciri khas keilmuan lulusan sesuai dengan profil lulusan. Pada semester tujuh mahasiswa juga diharuskan mengikuti PKL, dmana kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa dapat menerapkan ilmu dan teori yang mereka dapatkan di kampus ke dunia kerja sehingga ketika sudah lulus mahasiswa diharapakan lebih siap menghadapi dunia kerja.

Program Studi (Prodi) S1 Agroteknologi, FP- UMSB didirikan sejak tahun  1984 dengan SK Pendirian No. 0126/O/1985 tertanggal 13 Maret 1985, dengan SK izin operasional terakhir  no. 8575/D/T/K-X/2011, tertanggal 07 September  2011, dan terakreditasi B berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 456/BAN-PT/Ak-SURV/S/V/2015 berlaku sejak 27 September 2014 sampai dengan 26  September  2019. Sejak berdiri hingga saat ini Program Studi Agroteknologi telah menunjukkan perkembangan yang  baik dari jumlah lulusan yang telah dihasilkan, perkembangan atmosfir akademik, perkembangan mutu dosen maupun perkembangan sarana dan prasarana. Hingga saat ini telah meluluskan lebih dari 300  sarjana yang tersebar diseluruh wilayah NKRI.