• Jln. Soekarno Hatta Koto Nan IV Payakumbuh

  • Telp / Fax(0752) 93909

  • Email info@umsb.ac.id

Inovasi tanpa batas! Kulit Pisang jadi Keripik?

Aneh banget kedengaran nya ya,karna biasa nya yang jadi keripik itu, buah pisang dan kulit nya di buang atau di jadikan pakan ternak dan kompos. Tapi tidak bagi dua dosen  (Revi Ernanda,SP,M.Si dan Chika Sumbari SP,MP)  dan kelompok wanita tani ini, mereka mengembangkan inovasi kulit pisang menjadi keripik . Dua dosen ini tergabung dalam tim Pengabdian Masyarakat Kampus IV Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat  di kota Payukumbuh.

Dilatarbelakangi banyaknya kulit pisang yang terbuang menjadikan kulit pisang tidak bernilai bagi masyarakat, padahal kulit pisang dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk makanan,hal ini yang menbuat dosen Fakultas Pertanian UM Sumatera Barat mendapat ide inovatif menjadikan kulit pisang menjadi keripik kulit pisang. Inovasi tersebut kini disosialisasikan kepada kelompok masyarakat dalam bentuk kegiatan pengabdian masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi kelompok wanita tani terkait pemanfaatan limbah kulit pisang agar dapat bernilai ekonomis, Masyarakat yang dibina secara lansung adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Sungai Tabir, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari Kota Payakumbuh. Kegiatan tersebut digelar selama September hingga Oktober 2022 dan berakhir pada Senin 31/10-2022 di Kenagarian Koto Panjang Padang dihadiri hampir seluruh anggota kelompok, baik yang mengolah pisang maupun yang tidak.

Dosen (Revi Ernanda,SP,M.Si dan Chika Sumbari,SP,MP) bersama Kelompok Wanita Tani Sungai Tabir Payakumbuh

Cara Pengolahan nya yaitu Kulit pisang masak dihaluskan, ditambah tepung, dan diberi penyedap rasa hingga menjadi adonan. Adonan kemudian dipotong-potong hingga membentuk irisan keripik mentah. Setelah itu dikeringkan di bawah sinar matahari. Jika sudah kering digoreng hingga menjadi keripik yang enak untuk dimakan.

Diharapkan dengan ada nya Pengabdian Masyarakat Dosen Fakultas Pertanian UM Sumatera Barat ini dapat menberikan Peningkatan keterampilan kelompok tani dengan memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang menghasilkan produk sendiri, berupa pelatihan pengolahan produk dan pelatihan e-marketing serta pelatihan kewirausahaan lainnya agar kelompok tani dapat memiliki kemampuan dalam meningkatkan nilai tambah suatu produk dan dapat meningkatkan perekonomian dan muncul nya Home Industry di lingkungan masyarakat tersebut.

SHARE KE: